BeritaJawa Timur

BBIB Singosari Gelar Public Hearing Mendukung Pengembangan Sapi Perah dan Sapi Potong di Malang

53
×

BBIB Singosari Gelar Public Hearing Mendukung Pengembangan Sapi Perah dan Sapi Potong di Malang

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Malang, H. Didik Gatot Subroto hadiri public hearing di BBIB Singosari. (f/pemkab)
Wakil Bupati Malang, H. Didik Gatot Subroto hadiri public hearing di BBIB Singosari. (f/pemkab)

Ragamsumbar.com – Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari laksanakan public hearing membahas peran BBIB dalam mendukung pengembangan sapi perah dan sapi potong, bertempat di Gedung BBIB Singosari, Jalan Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa 7 Mei 2024.

Acara tersebut dipimpin oleh Kepala BBIB Singosari Kabupaten Malang, Drh. Akbar, MP, dihadiri berbagai pihak, termasuk Drh. Agung Suganda dari Kementerian Pertanian, Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto, dan Sekretariat Kabinet Ida, dan juga Drh. Pujo Setiyo Asdep Pengembangan Agribisnis peternakan dan perikanan.

Wakil Bupati Malang, H. Didik Gatot Subroto, mengungkapkan, ini adalah sinergi dari beberapa Kementerian dan juga perjuangan dari presiden. Bagaimana kita dapat mendukung potensi pertanian dan peternakan di Indonesia, terutama di Jawa Timur, agar dapat memenuhi kebutuhan pangan nabati dan hewani secara lokal.

Wakil Bupati Malang menambahkan, program utama dari BBIB Singosari adalah meningkatkan produksi sapi potong yang berkualitas tinggi dan menghasilkan susu dengan kadar yang tinggi. Hal ini juga berlaku untuk hewan-hewan lain seperti kambing. Selain itu, program makan siang gratis untuk anak-anak sekolah, ibu hamil, dan lansia merupakan bagian dari upaya memenuhi kebutuhan pangan dari dalam negeri.

Sementara Drh. Akbar, menjelaskan, tugas utama BBIB adalah memproduksi sperma sapi beku dan kami harus memastikan bahwa seluruh kebutuhan peternak terkait dengan buku itu harus tersedia dan stok yang kami lakukan itu minimal 3 tahun kedepan secara stok nasional kami sudah sediakan.

Drh. Akbar.MP juga menekankan pentingnya teknologi Semen Sexing dalam program BBIB Singosari.

“Kami mengundang seluruh stakeholder, seperti KUD dan lain sebagainya, untuk menggunakan Semen Sexing, karena hal itu akan menjadi jaminan bagi peternak untuk mendapatkan indukan baru yang berkualitas,” ujarnya.

Kami kini hadir di Google News
Banner 120x600 pixels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *