Ngaji Bareng Gus Iqdam Kholid, Puluhan Ribu Warga Tumpah Ruah Hadiri Halal Bihalal di Dusun Kragon Kulon Magelang

Halal bihalal bersama Gus Iqdam Kholid di Dusun Kragon Desa Madyogondo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah
Halal bihalal bersama Gus Iqdam Kholid di Dusun Kragon Desa Madyogondo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. (f/ist)

Ragamsumbar.com – Halal bihalal bersama Gus Iqdam Kholid diselenggarakan di Dusun Kragon Desa Madyogondo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, yang diiringi Hadroh dari Sabilu Taubah, Minggu 21 April 2024.

Hadir dalam acara tersebut Gus Safak, Gus Azmi, seluruh tokoh ulama Ngablak, Kyai, Forkompincam, Camat Ngablak, Ika Ajeng Silih Baruni, Kapolsek Ngablak AKP Suhartoyo, Danramil 05 Ngablak Kapten Inf Supriyanto, Kades Madyogondo Sawal, juga petugas dari Damkar.

Kapolsek Ngablak, AKP Suhartoyo, di bantu Danramil 05 Ngablak Kapten Inf Supriyanto memerintahkan kepada seluruh personilnya mulai dari Kanit Reskrim, Kanit Intel serta seluruh Babinkamtibmas dan Babinsa dibantu personel dari Polsek Pakis untuk pengamanan jalannya pengajian dalam rangka halal bihalal tersebut supaya aman, tertib dan lancar.

Kadus Kragon Kulon saat ditemui media dari mengungkapkan, ada sekitar 300 personel dari Banser, pemuda dan Karang Taruna serta tokoh masyarakat juga diperbantukan untuk pengamanan acara tersebut.

Sekitar kurang lebih 30 ribu masyarakat yang datang dari berbagai kota seperti Wonosobo, Banjarnegara, Salatiga, Magelang, Temanggung, Semarang, Solo, Sukoharjo, Yogyakarta dan dari kota-kota lain, mereka antusias ingin ngaji bareng Gus Iqdam Kholid. Jamaah yang terdiri dari ibu – ibu, bapak – bapak, remaja dan anak-anak rela menunggu dari pagi untuk mendengarkan ceramah dari Gus Iqdam Kholid.

Gus Iqdam sangat terkenal di sosmed seperti Instagram, YouTube, Facebook maupun Tik Tok. Dengan ketampanannya, keramahannya, kesantunannya serta ceramahnya yang bisa menghipnotis seluruh jamaahnya karena mempunyai khas tersendiri.

Beliau selalu mengucapkan dalam ceramahnya “jangan takut dekengane pusat es T nyel” serta “wonge teko”, itulah yang selalu menggemparkan para jamaahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *