Berita  

Pegawai Terlibat Penyelundupan Narkoba, GRANAT Minta Menhub Periksa Lion Air

Firman Subagyo
Firman Subagyo.

Ragamsumbar.com – Gerakan Anti Narkoba (GRANAT) mendesak Menteri Perhubungan (Menhub) segera mencabut izin operasional Lion Air dan memproses dua pegawainya tersebut kepada aparat penegak hukum setelah menjadi pelaku penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap dua pegawai maskapai Lion Air terkait kasus penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka berinisial DA dan RP ini mengaku sudah enam kali menyelundupkan barang haram itu dalam kurun waktu kurang dari satu tahun.

“Selaku Sekjen (GRANAT), saya mendesak Menhub mencabut izin Lion Air bila terbukti terlibat dan ada unsur pembiaran. Dan bukan hanya sekedar izinnya tetapi harus diproses hukum sampai tuntas sampai ke siapa dalang/ inisiatornya dan siapapun yang terlibat terutama dua pegawainya apalagi barang bukti sudah diamankan polisi,” kata Sekjen GRANAT, Firman Subagyo kepada wartawan, Minggu 21 April 2024.

Firman yang juga Anggota DPR RI ini pun mengaku heran, kenapa pihak management Lion Air tidak pernah jera dan menyadari jika pegawainya sebagai sendikal dan ada indikasi terlibat narkoba dan didiamkan serta tidak ada tindakan hukum yang tegas, seolah ada pembiaran, mengingat sudah sering terjadi.

Karena itu, Legislator Partai Golkar ini meminta penegak hukum untuk menghukum pegawai Lion Air tersebut yang seberat-beratnya dan proses hukum sampai selesai, jangan keburu rakyat marah kepada penerbangan Lion Air.

Mengingat peristiwa narkoba yang terkait Lion Air sudah beberapa kali dan pilotnya mengkonsumsi barang haram itu dan juga akhirnya sekarang terbukti karyawannya menyelundupkan barang haram tersebut, maka itu penegak hukum harus memproses hukum dan menghukum seberat-beratnya bagi pelaku dan menelusuri sampai ke oknum management Lion Air, siapa tau ini ada unsur kesengajaan dan terlibat sindikat pengedar narkoba trans nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *